memang, tidak tetap sang ketetapan
ia berlompat satu dan hingga lain sisi
terbuai jera dan rasa cemas tercela
benar, tidak pasti sang ketetapan
ia terombang-ambing yang tidak nyata
terdera curiga dan berburuk sangka
namun ternyata, ketetapan adalah pilihan
karena kita memilihnya, maka ia tetap adanya
dan aku berketetapan, akan menetapkan ketetapan
bahwa aku akan tetap berketetapan
sebagaimana sudah dan sebelumnya