cinta itu ada, selalu sebagaimana sebelumnya
cinta itu hadir, segetir meski cerah membutir
cinta itu singgah, gelisah menjejak rasa gundah
cinta itu terbit, selayang pandang warna membersit
cinta itu musnah, sebagai makna tertiup arah
cinta itu pergi, tatkala waktu tak jua pagi
cinta itu tertinggal, untuk sebuah dan alasan tunggal
cinta itu koyak, terburai terjatuh terusak terkoyak
namun satu hal atas semua dan setiap detik atasnya
cinta itu bukan milik saya
dan tidak akan pernah akan menjadi milik saya
cinta itu milik Tuhan Sang Pencipta
yang untuk saya diberikan pada saya dan hati saya
agar hidup yang terjalani menjadi luapan dan terlimpah rasa
cinta itu bukan milik saya
maka saya tidak akan bagikan denganmu
hanya saya akan bersyukur untuknya
dengan menjadi milikmu